Permodelan Sumur Resapan Inovatif untuk Konservasi Air Tanah Permeabilitas Rendah Daerah Kota Malang

Authors

  • Yasnuar Muntaha Universitas Brawijaya
  • Tri Budi Prayogo Universitas Brawijaya
  • Emma Yuliani Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2022.013.01.04

Keywords:

inovasi, konservasi air, permeabilitas rendah, sumur resapan

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok manusia yang sebagian besar berasal dari dalam tanah. Konservasi air tanah menggunakan sumur resapan merupakan alternatif dalam menambah cadangan air tanah pada tanah berjenis lanau-lempung seperti Kota Malang yang memiliki permeabilitas tanah rendah. Dalam mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dengan metode eksperimen pembuatan sumur resapan inovatif yang dapat memaksimalkan masuknya air ke dalam tanah pada lokasi yang mempunyai permeabilitas rendah. Penelitian ini mengkaji, menganalisa dan membandingkan hasil pengujian sumur resapan konvensional dan inovatif. Analisis debit yang dirancang menggunakan Metode Rasional. Perencanaan dimensi dihitung dengan rumus Sunjoto dan desain serta model sumur resapan yang dibuat menggunakan material paving, pasir, semen, kerikil, pipa diameter 10 cm, penutup biopori, sampah organik, air, dan geotekstile. Model sumur resapan inovatif direncanakan dengan ketinggian 0,42 m dengan diameter 0,6 m. Dari hasil analisa pengujian model sumur resapan yang sudah di terapkan dalam skala lapangan, sumur resapan inovatif lebih efektif dari pada sumur resapan konvensional.

References

Agustin, Hapsari, dan Charits. 2021. Rancangan Sumur Resapan Sebagai Usaha Konservasi Air di Kampus Politeknik Negeri Malang. JOS - MRK Volume 2, Nomor 2.

Aminudin, M., 2021. BPBD Kota Malang Sebut Ada 20 Titik Longsor dan 14 Lokasi Banjir. [online] detiknews. Diambil dari: https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5340348/bpbd-kota-malang-sebut-ada-20-titik-longsor-dan-14-lokasi-banjir [Diakses pada tanggal 18 September 2021].

Badan Standarisasi Nasional. (2002). SNI: 03-2453-2002.Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Dwi T, Sabariah M, M Baharudin R. 2008. A study on artificial recharge well as a part of drainge system and water supply in UHTM. National Seminar on Environment, Development & Sustainability. Selangor (MY).1 : 106111.

Pandu Equator | Jual Geotextile Terbaik di Indonesia. 2021. Apa itu Geotextile dan Fungsinya Secara Umum. [online] Diambil dari: (https://jualgeotextile.com/apa-itu-geotextile-dan-fungsinya-secara-umum/) [Diakses 18 November 2021].

Soemarto. 1995. Hidrologi Teknik. Erlangga, Jakarta.

Sosrodarsono, Suyono, 1980. Hidrologi untuk Pengairan. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Sunjoto. 2011. Teknik Drainase Pro-Air.Yogyakarta: Universitas Gajah Mada

Suripin. 2004. Pelestarian Sumber Daya tanah dan Air. Andi, Yogyakarta.

Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi, Yogyakarta.

Downloads

Published

2022-04-14

How to Cite

Muntaha, Y., Prayogo, T. B., & Yuliani, E. (2022). Permodelan Sumur Resapan Inovatif untuk Konservasi Air Tanah Permeabilitas Rendah Daerah Kota Malang. Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 13(1), 36–47. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2022.013.01.04

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>