KAJIAN OPTIMASI SKEMA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HYDRO RANTAU SULI di KABUPATEN MERANGIN, PROVINSI JAMBI

Adhe Indra Nurprayogo, Widandi Soetopo, Emma Yuliani

Abstract


ABSTRAK: Dengan semakin menurunnya ketersediaan bahan bakar fosil maka perlu adanya energi alternatif pengganti yang baru dan terbarukan (Anonim, 2013). Pembangkit listrik tenaga air adalah salah satu alternatif energi yang relatif lebih stabil untuk memenuhi akan kebutuhan energi listrik. Dalam studi ini dilakukan optimasi terhadap skema PLTM Rantau Suli yang dilakukan dengan cara menentukan besar tinggi jatuh optimal, diameter pipa pembawa yang optimal dan pemilihan turbin yang tepat. Selain itu penentuan grafik flow duration curve juga sangat berpengaruh kepada simulasi energi yang dihasilkan. Hasil dari studi ini didapatkan skema dengan tinggi jatuh 110,1 meter dan panjang pipa pembawa adalah 1957 meter merupakan skema terbaik, dengan grafik FDC dari pembangkitan metode F.J. Mock sehingga dapat menghasilkan energi listrik tahunan sebesar 11,92 GWH yang dibangkitkan menggunakan turbin Francis dengan nilai biaya energi yang terendah yaitu sebesar Rp. 532,3 per kwh. PLTM Rantau Suli direncanakan berumur selama 30 tahun yang memiliki IRR sebesar 14,46%.

 

Kata kunci: PLTM, flow duration curve, energi listrik tahunan, turbin, biaya energi

 

ABSTRACT: Fossil fuels are decreased, So there are needs a renewable alternative energy
replacement (Anonymous, 2013). The hydroelectric power plant is one of stable energy
alternatives to supply the demand for electrical energy. In this study, the optimization of
the Rantau Suli HEPP scheme is done by determining optimalization of head, optimalization
of penstock diameter and the  selection of turbine. In addition, the determination of flow
duration curve graph is also very important to the simulation of the energy produced. The
results of this study obtained schemes with a head of 110.1 meters and the length of 
penstock is 1957 meters, And FDC graphs from F.J Mock method is selected. So Rantau
Suli HEPP can produce an annual electrical energy of 11.92 GWH a year which is generated
using a Francis turbine with the lowest energy cost value of Rp. 532.3 per kwh. Rantau Suli
HEPP  is planned to be 30 years old with IRR of 14.46%.

Keywords


HEPP, flow duration curev, annual energy, turbine, energy cost

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Teknik Pengairan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.