KONSENTRASI SEDIMEN SUSPENSI RATA-RATA KEDALAMAN PADA SALURAN MENIKUNG

chairul muharis

Abstract


Akibat adanya gaya sentrifugal di tikungan saluran maka kecepatan aliran arah transversal akan meningkat di outer bank. Fenomena ini tentu akan mempengaruhi distribusi konsentrasi sedimen suspensi rata-rata kedalaman. Perubahan distribusi konsentrasi sedimen suspensi.hanya akan dapat diketahui dengan melakukan penelitian secara langsung pada alran menikung di lapangan atau di laboratorium.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil distribusi konsentrasi sedmen suspensi dari pengukuran di lapangan, kemudian dibandingkan dengan profil distribusi konsentrasi sedmen suspensi prediksi berdasarkan persamaan Rouse.

Penelitian dilakukan di Saluran Irigasi Mataram Yogyakarta. Saluran yang diteliti berpenampang segi empat dengan kedalaman rata-rata 1.50 meter dan lebar 4.22 meter serta sudut tikungan 570. Terbuat dari pasangan batu, sedangkan dasar saluran terdiri dari tanah, pasir dan batuan. Pengukuran konsentrasi sedimen suspensi menggunakan Opcon Probe. Prediksi konsentrasi sedimen suspensi menggunakan persamaan Rouse.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa akibat perubahan kecepatan aliran di tikungan maka konsentrasi sedimen suspensi rata-rata kedalaman  juga mengalami perubahan. Secara umum konsentrasi sedimen suspensi rata-rata tampang ke arah sisi luar tikungan mengalami pengurangan dan sebaliknya ke arah sisi dalam tikungan semakin meningkat. Konsentrasi sedimen suspensi rata-rata tampang dapat diwakili berdasarkan pengambilan sampelnya pada jarak z =0,46 B atau 0,46 lebar saluran diukur dari inner bank.

Persamaan Rouse masih dapat digunakan untuk memprediksi distribusi konsentrasi sedimen suspensi dengan baik. Kecepatan yang rendah di sisi dalam saluran menyebabkan butiran sedimen yang lebih besar mengendap dan berpotensi terjadi pendangkalan.

 

Kata kunci: Distribusi konsentrasi, Sedimen suspensi dan, Arah transversal

Full Text:

PDF

References


Coleman, N. L., 1981, Velocity Profiles With Suspended Sediment., J. Hydr. Res., 19(3), 211–229.

Garde, R. J., and Ranga Raju, K. G., 1977, Mechanics of Sediment Transportation and Alluvial Streams Problems, Wiley Eastern Limited, New Delhi.

Kironoto, B.A., Andoyono, T., Yustiana, F, dan Muharis, C., 2004, “Kajian Metode Pengambilan Sampel Sedimen Suspensi Sebagai Dasar Penentuan Debit Sedimen Pada Saluran Terbuka”, Penelitian Hibah Bersaing XII/1-Th. Anggaran 2004, Lembaga Penelitian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Kironoto, B.A,Totoh Andoyono, Fransiska Yustiana dan Chairul Muharis., 2007, “Karakteristik Aliran Tidak Seragam dengan Sedimen Suspensi pada Saluran Terbuka”, Dinamika TEKNIK SIPIL, Volume 7, Nomor 2, Juli 2007 : 154 – 162 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Kironoto, B.A, Yulistiyanto, B., 2009, “The Validity of Rouse Equation For Predicting Suspended Sediment Concentration Profiles in Transversal Direction of Uniform Open Channel Flow”, International Conference on Sustainable Development for Water and Waste Water Treatment,Yogyakarta

Nezu, I. and Rodi, W. 1986. "Open channel flow measurements with a laser Doppler anemometer." J. Hydr. Engrg., ASCE, 112(5), 335–355.

Yang, C T, 1996, Sediment Transport Theory and Practice, The McGraw-Hill Companies, Inc.,New York.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.